Shalat sunat Istikharah termasuk kedalam shalat sunat yang tidak disunatkan berjama’ah. Shalat ini adalah shalat sunat untuk memohon kepada Allah Swt, ketentuan pilihan yang lebih baik diantara dua hal atau lebih yang belum dapat ditentukan, baik buruknya. Kita memohon penetapan (petunjuk) Allah Swt, pilihan yang terbaik.
Apabila seseorang berhajat dan bercita-cita akan mengerjakan sesuatu maksud, sedang ia ragu-ragu dalam pekerjaan atau maksud itu, apakah sebaiknya dilakukan terus atau tidak? Disunatkan shalat Istikharah dua raka’at.
Perlu diperhatikan bahwa shalat Istikharah bukan berarti mencari mimpi, yakni sesudah shalat Istikharah kemudian tidur untuk mendapatkan mimpi yabg memberikan alamat tentang maksud hajat itu. Shalat Istikharah ialah mencari kebaukan. Artinya, kalau kita mempunyai hajat itu dilaksanakan agar kitan memperoleh barokah.
Berkata Imam Al-Ghazali: “Di kala kita bimbang atau ragu dalam melakukan sesuatu hal, mana yang lebih baik untuk dikerjakan dan mana yang tidak baik, sedangkan keadaan mendesak tetapi keputusan tidak diperoleh juga, maka lakukan shalat sunat Istikharah!”,
- Insyaa Allah jalan yang gelap akan menjadi terang
- Akan terbuka jalan menuju cita-cita
- Pasti Allah akan memberikan futuh dan taufik Nya
- Tidak ada kecewa bagi orang yang melaksanakan shalat Istikkharah
- Lakukan shalat Istikharah berulang-ulang
0 Comments